Path: TopMemberena@lib.itb.ac.idDistance_LearningReligionSalman_MosqueCeramah_Umum

Tasamuh, bersama Prof. Dr. Alwi Shihab

Tasamuh, with Prof. Dr. Alwi Shihab

Distance Learning from JBPTITBPP / 2000-09-26 ::00
Oleh : Alwi Shihab, Prof. Dr.
Dibuat : 1997-07-20, dengan 4 file

Keyword : eksklusivisme, inklusivisme, pluralisme
Sumber pengambilan dokumen : Studium Generale

Dalam setiap agama akan selalu ada kelompok-kelompok pemikiran dalam memandang agamanya maupun agama mitra dialognya . Adapun dalam agama kristen misalnya , ada tiga kelompok pemikiran . Pertama , Ekslusivisme yang memandang bahwa kelompok yang mendapat keselamatan yang abadi dari Tuhan hanyalah kelompoknya saja dan menghujat kelompok lain atau mitra dialognya sebagai orang yang sesat . Kedua , inklusivisme menganggap bahwa tidak hanya kelompoknya saja yang mendapat keselamatan dari tuhan akan tetapi kelompok lainpun dengan perjuangan yang berat akan mendapatkan keselamatan abadi . Dan ketiga , Pluralisme , memandang bahwa setiap agama pada dasarnya sama yakni menyembah tuhan , untuk itu keselamatan dapat diperoleh oleh siapa saja yang mempercayai tuhan . Oleh karena itu dalam berinteraksi dengan ketiga kelompok tersebut diperlukan Tasamuh . Tasamuh artinya toleransi , tenggang rasa , pengertian terhadap orang yang berbeda pendapat dengan kita .

NARASI : Shalawat dan salam bagi Nabi besar Muhammad Saw
Tiap kali kita berbicara mengenai agama islam . Banyak diantara kita yang beranggapan bahwa materi yang disampaikan ( pada ceramah _ red. ) biasa-biasa saja . Sebagai contoh di Amerika , pada saat shalat jum’at anak pemateri mengatakan “ hari ini saya tidak akan pergi ke shalat jum’at , this is repetitious “ katanya . Dan pembicara menjawab “ repetitious is all about our religion “ . Karena itu kita tidak boleh bosan untuk melakukan repetisi karena pada dasarnya Al-qur’an adalah Dizkr ( peringatan ) yang berulang-ulang . Kisah nabi Musa diulang dalam Al-Qur’an sebanyak 100 kali begitu juga kisah nabi-nabi lain diulang beberapa kali . Dan inti ajaran tauhid pun berkali-kali diulang dalam Al-Qur’an . Selain Al-Qur’an berfungsi sebagai furqon , Al-Qur’an juga berfungsi sebagai tibyanan , asy-syifa dan furqon .dengan syarat bagi mereka yang mempunyai hati untuk mendengar . apabila kita mengangap pengulangan itu sebagai hal yang repetitious maka itu seakan-akan hati kita tidak mendengar apa yang kita dengar . Begitu pula topik pembicaraan kita kali ini , jangan sampai hati kita tidak menerima apa yang kita dengar saat ini tapi jadikan ini peringatan yang kita terima , kita hayati , dan jadikan bagian dari diri kita . Dalam interaksi kita dengan kelompok lain , Al-Qur’an banyak memberi peringatan untuk dijadikan petunjuk bagaimana kita harus hidup berdampingan dengan orang yang berbeda pendapat dengan kita . Kita hendaknya menjadi umat yang moderat , dalam istilah politik , tidak ekstrem kiri atau kanan . Untuk itu tasamuh diperlukan , bukan saja deng kelompok lain agama akan tetapi dengan muslim yang berbeda pendapat dengan kita . Tasamuh berarti toleransi , tenggang rasa , menghormati mitra dialog . Ada dasar-dasar penting yang kita perlukan dari Al-Qur’an dalam menentukan sikap kita kepada orang lain , umpamanya kita dilarang memaki orang lain karena kita sendiri yang akan mendapat getah dari perbuatan kita . Apabila kita berinteraksi dengan Krinten dan yahudi maka kita tidak perlu merendahkannya atau mengecamnya , rasul mengatakan dalam hadits’ janganlah kamu menyalahkannya dan janganlah kamu membenarkannya’

Deskripsi Alternatif :

Not available

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
Organisasi
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • NARATOR : Evi Yuliani; digitized by Indro, Editor:

Download...